boykolot

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site


2 Comments

Ada Rakyat Yang Dituduh ISIS, Mengapa?

Pemerintahan lama telah berlalu, dan kini pemerintahan baru, tapi pendidikan dan kesejahteraan rakyat baik di kota maupun di pedesaan tetap tak berubah secara berarti!
Kehidupan rakyat yang sulit itu sebab di negeri ini yang menjadi tuan adalah orang asing, asing dari Barat dan dari Timur jauh.

Namun, kehidupan rakyat yang sulit itu bukannya justru dibantu pemerintah, malah ia menuduh rakyat macam-macam tuduhan, teroris, gabung ISIS (Islamic state of Iraq and Syria) atau lainnya yang dikaitkan dengan agama. Tuduhan itu serius tapi tanpa bukti jelas dan terang, hanya berdasarkan praduga dan bersumber dari media (asing)!
Memang negara ini telah dikuasai asing sehingga segala informasi yang dianggap dipercaya dari sumber asing! Hampir semua media menulis dengan nada yang sama. Media tak mengungkap mengapa timbul ISIS di kawasan Arab, Suriah dan Iraq? Iraq dan Suriah adalah dua negara yang berbeda, mungkinkah digabung?
Jika ditelisik dan dilihat asal-usul secara makro. Kawasan itu menjadi kacau atau kawasan perang (war area) adalah akibat ulah Amerika yang dibantu para anteknya! Jika saja AS tidak memulai membombardir Iraq, Afganistan dan kawasan lain secara semena-mena maka kawasan itu tak akan menjadi ladang pembantaian dan perang saudara! ini akibat keserakahan politik luar negeri Amerika!
AS menyerang negara Iraq dengan tuduhan tanpa dasar dan bohong! Begitupun di Afganistan dan kawasan lain.
Jadi, sebenarnya kekacauan di berbagai negara, sebenarnya akibat ulah negara-negara besar, yang intinya untuk mencari sumber alam untuk membangun dan memperkaya negara mereka!
Negara Indonesia pun (pemerintah) menjadi anteknya sehingga hanya mampu menekan, memarginalkan, melecehkan dan menghinakan rakyat dan bukan memberi pendidikan dan menyejahterakannya! Justru yang sejahtera di Indonesia adalah segelintir pejabat, asing Barat dan Timur jauh!
Menuduh rakyat gabung dan menjadi anggota ISIS adalah isu yang dimunculkan, bisa jadi untuk mengalihkan perhatian agar tak mengkritik pemerintah yang tak mampu mengelola negara, memberi penidikan yang baik dan  menyejahterakan rakyatnya!!

Nusantara, 24-3-2015
anak bangsa


1 Comment

Semut di Sebrang Lautan Tampak (ISIS) dan Gajah di Pelupuk Mata Tak Tampak (Freeport cs.)

Persoalan yang membuat miskin rakyat negeri ini dibiarkan dan tak dipersoalkan baik oleh para elit maupu tampak di media, namun masalah yang tak menggangu nasib sebuah bangsa justru ramai dibicarakan.

Sungguh aneh bangsa ini! Yang aneh jalan pikirannya adalah para elit. Bukankah ISIS atau yang disebut ‘teroris’ jauh di sana di kawasan Arab dan tak jelas asal usulnya yang hanya terdengar dari suatu media tertentu tapi menjadi masygul para petinggi? Juga mungkinkah dua negara, Iraq dan Suriah digabung dan siapa yang memiliki otoritas itu? Namun, mengapa korporasi asing yang faktanya merampok, menguras, menjajah, memperbudak negeri ini didiamkan saja?
Jika dikalkulasi kekayaan alam yang hilang itu untuk membangun dan menyejahterakan rakyatnya maka alangkah bangganya menjadi ‘bangsa Indonesia’! Tapi nyatanya kita malu menjadi bangsa Indonesia sebab para elit juga kehilanggan jati diri dan harga diri sehingga hanya mampu menekan, memarjinalkan dan menghinakan rakyatnya sendiri!!

Maka jika ada warga negara yang mencari jalannya sendiri untuk menaikkan tarap hidup selama tidak merugikan dan menghilangkan keutuhan NKRI sebaiknya direlakan saja…. Toh selama ini negara (penguasanya) tunduk dan diam ketika kekayaan alam sebagai hajat orang banyak justru dibiarkan hilang dirampok orang! Sementara rakyat hidup dalam kemiskinan.

ISIS yang tampak di media sangat biadab! Tapi siapa yang dapat mejamin jika berita itu bukan rekayasa? Mereka memang sepertinya berbahaya tapi apakah akan mengancam keutuhan negara ini? Apakah kelompok separatis di kawasan Arab itu telah merugikan negara Indonesia ini? Jika memang itu betul dilakukan separatis itu, kekerasan dan kekejian bukanlah terkait dengan ajaran agama, tapi itu politik yang menumpang pada agama! Justru ancaman yang nyata adalah ketidakjujuran para elit dalam mengelola negara yang akan membuat negara ini hancur! Aset berharga bangsa ini mereka jual dengan murah! Peraturan dan undang-undang seenaknya dibuat untuk kepentingan para kapitalis asing!

Apakah ancaman itu sejatinya hanya imajinasi, angan-angan atau paranoid, yang sengaja ditebarkan untuk menimbulkan efek ketakutan di masyarakat, sementara yang nyata dialami dan dirasakan rakyat untuk dilupakan?!

Jadi kecerdasannya dimana para elit itu?

Cerdas bukan hanya mampu menyelesaikan sekolah tingkat doktor, tapi seberapa manfaatkah kecerdasannya untuk kemajuan bangsa ini secara real dan bukan hanya tampak dalam kertas dan terutama di media (pencitraan)!! Wahai para pembesar negeri, doktor, elit atau apa pun ‘panggilan nama baiknya’ janganlah mengulang-ulang kebohongan para kapitalis untuk menghibur rakyatnya sendiri!

tentara ISIS muncul akibat ulah AS cs

warga Indonesia jadi tentara Amerika

nusantara, 0-3-2015