boykolot

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Anak Indonesia Terlantar, Mengalami Kekerasan Pisik dan Kurang Gizi, Siapa Bertanggung jawab?

1 Comment

Banyak kasus penelantaran anak dan kurang gizi.  Beberapa waktu lalu ditemukan 5 orang anak di Cibubur, jawa Barat terlantar diberitakan media. Lalu menyusul di Bali, seorang anak 8 tahun Anjeline ditelantarkan, disiksa dan dibunuh, yang kasusnya sedang ditangani kepolisian Bali.

Kata ketua KPAI kasus penelantaran anak adalah ibarat gunung es. Yang terlihat hanya sedikit, namun sesungguhnya terjadi di banyak tempat.

Jika anak terlantar bisa jadi anak itu akan kekurangan gizi karena tak terurus. Tetapi kasusu kekurangan gizi bukan hanya karena tak terurus, ada juga karena orang tuanya miskin. Ini yang bangak terjadi di hampir pelosok kota dan daerah di Indonesia.

Penelantaran dan kekurangan gizi pada anak-anak Indonesia akan menjadi masalah di masa depan. Sebab, anak adalah aset bangsa yang seharusnya negara memperhatikannya dengan serius, yang bertumpu pada akar masalah.

Jika masalahnya penelantaran dan kekerasan maka harus ada edukasi bagaimana mendidik anak yang benar. Jika akar  masalahnya kemiskinan yang berakibat anak terlantar dan kurang gizi maka pemerintah harus secepatnya bagaimana menyejahterakan rakyat. Walau tak dapat dengan singkat, tapi paling tidak ada tanda-tanda dan niat baik dalam kebijakan-kebijakan yang dirasakan langsung masyarakat! Dan menyangkut soal kekerasan fisik dan non-fisik jika ada indikasi tindak kriminal maka harus diproses secara hukum!

Menyejahterakan rakyat adalah tanggung jawab pemerintah!

Puisi Dorothy mungkin mampu menggugah kita akan pentingnya perhatian terhadap anak dan masa depannya!

nusantara, 15-6-2015

(Children Learn What They Live)

Oleh : Dorothy Law Nolte
Jika anak dibesarkan dengan celaan,
ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,
ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan,
ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan,
ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarklan dengan toleransi,
ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan,
ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian,
ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan,
ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman,
ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan,
ia belajar menyenangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,
ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Advertisements

Author: boykolot

Learn to the best! Read, write and publist... media sharing about policy n politic ... (ngobrol politik)

One thought on “Anak Indonesia Terlantar, Mengalami Kekerasan Pisik dan Kurang Gizi, Siapa Bertanggung jawab?

  1. Terima kasih atas sharingnya. Kesehatan dan keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Informasi yang bagus sekali dan mungkin belum banyak orang yang tahu. Semoga manfaatnya semakin tersebar luas 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s