boykolot

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Mengapa Bank Jabar-Banten (BJB) Mematok Tinggi Bunganya termasuk Bank lainnya di Indonesia?

Leave a comment

Janganlah Anda meminjam uang kepada bank, sebab bunganya sangat tinggi! Apa yang menjadi ukuran yang berlaku di Indonesia? Apakah karena BI menjadi sarang neoliberalisme, yang hanya kepanjangan kapitalis asing?

Jika Anda meminjam uang di bank BJB sebanyak Rp.110.000.000,- dengan lama waktu 10 tahun (120 bulan) maka akan dikenakan tagihan, Rp.2.000.000,- (lebih sedikit). Dengan jumlah tagihan itu maka akan terakumulasi rp.240 juta dengan perincian, 120 bln x rp. 2.000.000 = rp. 240.000.000,-. Jadi akumulasi dikurangi pokok, Rp. 240.000.000 – rp.110.000.000 = rp. 130.000.000.

Bukankah itu jumlah bunga yang melebihi pokok pinjaman? Bagaiman negara yang meinjam kepada rentenir dunia? Memang di Indonesia yang terjadi adalah negara dihisap kapitalis dunia (WB dan IMF) dan negara Indonesia menghisap rakyatnya sendiri, maka dalam situasi ekonomi semacam itu apakah akan menghasilkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan rakyat?

Jika kalkulasinya semacam itu akan sangat mustahil negara ini keluar menjadi negara berdaulat secara ekonomi dan sejahtera!

Pengamat ekonomi pernah mengatakan di media, bahwa bunga bank di Indonesia termasuk tinggi di dunia. Pernyataan itu benar berdasarkan fakta, maka negara ini telah menghisap rakyatnya sendiri untuk kepentingan kapitalis pemilik modal.

Bank yang membuka lapak di Indonesia ada bank pemerintah (BNI, BRI, Mandiri, dll) termasuk bank daerah (BJB, bank DKI, Jatim dll), swasta (BCA, Bukopin dll) dan bank asing. Bank syariah yang berbasis ekonomi yang lebih adil masih sangat kecil persentasenya, walau ada potensi semakin berkembang.

Jika dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia, bank syariah di negara jiran itu lebih berkembang sebab negara yang memiliki inisiatif.Tetapi di onesia yang memiliki kemauan adalah masyarakat. Pilihan unruk masyarakat untuk transaksi di bank syariah sangat terbatas.

Praktek rentenir ini akan terus berlangsung selama negara tak beralih kepada ekonomi yang lebih adil!

Image result for kantor bi

Solusinya:  Pinjamlah sesuai kebutuhan kepada Bank Syariah! Jika untuk pembiayaan rumah, akan kena beban tiap bulan lebih rendah, misal pinjam sekitar rp. 100.000.000,- untuk jangka 10 tahun (120 bulan) maka terkena potongan sekitar rp. 1.500.000′-.

Nusantara, 25-12-2014

Advertisements

Author: boykolot

Learn to the best! Read, write and publist... media sharing about policy n politic ... (ngobrol politik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s