boykolot

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Mimpi Indonesia (Indonesian Dream)

Leave a comment

Para pendiri bangsa (founding fathers) ini telah berjuang dan mewariskan negeri ini kepada penerusnya. Namun, siapakah penerusnya itu? Sampai saat ini belum ada penerus bangsa ini yang mampu melaksanakan amanat para pendiri bangsa!

Amanat itu tertuang dalam UUD 45 dan Pancasila, dan yang sangat penting adalah keadilan dan kesejahteraan!

Hasil gambar untuk raja ampat papua barat

Raja Ampat Pabua Barat

Kita tengok sejarah sebentar untuk menatap masa depan. Bung Karno memang memiliki kekurangan. Tapi kekurangannya itu tertutupi oleh pengabdian dan perjuangannya. Ia sejak masih muda sudah belajar kepada para tokoh nasionalis. Terus membaca dan berorasi. Ketika di Bandung ia ditangkap penjajah Belanda karena aktivitas politiknya dengan pembelaannya di pengadilan “Indonesia Menggugat”! (baca Cindy Adam)

Ia biasa berdebat masalah agama dan politik negara. Siapapun yang mengeritiknya ia hormati dan tak menaruh dendam. Hanya di masa akhir kekuasaanya ia bukan mengedepankan dialog, tapi lawan-lawan politknya dibungkam.

Lalu tampil seseorang dengan modal secarik kertas yang kini hilang (surat perintah 11 Maret), tahun 1965-6. Ia membawa senjata di tangan, dibantu para jenderal, sarjana dan tokoh. Bukan itu saja, mesin politik, lemaba-lembaga pendukungnya serta tentu yang diuntungkan asing dan kelompok tertentu. Siapa yang berani bersuara segera dibuat susah hidupnya jika bukan dilenyapkan! Selama itu ia kelabui rakyat. Sekolah hanya membodohi mengulang kebohongan-kebohongan. Kesejahteraan hanya janji-janji di mulut. (Asvi W Adam)

Rezim ini menggadaikan kekayaan alam kepada asing yang membuat bangsa ini miskin dan dimiskinkan!

Para pendukungnya, saat ini, terutama para jendral tua yang dulu dibesarkan oleh rezim membentuk kekuatan baru, untuk mengamankan kekuasaan dan bisnis mereka! (Catatan: media mainstream tak akan membuka dan menyiarkannya, sebab itu bagian dari mafia).

Ketika reformasi tiba rakyat suka cita. Tapi kegembiraan itu segera sirna. Sebab, yang tampil di panggung politik para badut, yang dulu dibesarkan rezim otoriter! Rezim itu telah menanam doktrin-doktrinnya sehingga sulit dibongkar dari alam pikiran.

Keadaan saat ini tetap belum berubah secara berarti!

Rakyat sebagai pemilik negara ini masih bermimpi mengenai negara yang dengan susah payah dibangun para pendiri bangsa itu, seperti pesan yang tertuang dalam Pancasila, keadilan dan kesejahteraan!

Indonesia, 1 September 2014

Anak Bangsa

Advertisements

Author: boykolot

Learn to the best! Read, write and publist... media sharing about policy n politic ... (ngobrol politik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s